Lampung Jadi Jalur Transit Perdagangan Orang, Apa Tanggapan Pemprov?

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandarlampung

7 Juni 2023 17:03 WIB
Breaking News | Rilis ID
Lampung dijadikan daerah transit perdagangan orang (TTPO), Pemprov Lampung Angkat Bicara.
Rilis ID
Lampung dijadikan daerah transit perdagangan orang (TTPO), Pemprov Lampung Angkat Bicara.

RILISID, Bandarlampung — Tindak pidana perdagangan orang (TPPO) masih marak terjadi. Bahkan Provinsi Lampung disebut sebagai daerah transit bagi para pelaku dan juga korban sebelum dikirim ke luar negeri.

Seperti yang baru diungkap Polda Lampung. Polisi mengamankan empat orang di Rajabasa, Bandarlampung, Senin (5/6/2023). Keempatnya diduga terlibat dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Para pelaku merekrut 24 calon pekerja migran Indonesia (PMI), tanpa memiliki perusahaan resmi penempatan pekerja migran. Para korban rencananya diberangkatkan ke negara Timur Tengah, seperti Arab Saudi dan Abu Dhabi.

Dimintai tanggapannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung, Fitrianita Damhuri mengatakan, pihaknya terus meningkatkan edukasi kepada keluaga di berbagai daerah. Tak hanya PPPA, edukasi ini melibatkan berbagai satuan kerja.

"Untuk mencegah TPPO ini ada banyak dinas yang terlibat. Kami sifatnya lebih banyak pada proses edukasi dan peningkatan kapasitas ekonomi warga secara mandiri agar tidak perlu bekerja ke luar negeri,” kata Fitriana kepada Rilis.id, Rabu (7/6/2023).

Fitriana mencontohkan, PPPA rutin melakukan kegiatan edukasi bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Lampung.

Dalam proses edukasi ini, PPPA Lampung mengarahkan keluarga jangan mengizinkan anaknya diajak bekerja ke luar negeri dengan iming-iming uang dan pekerjaan yang enak. Pasalnya, ajakan itu biasanya menjadi trik pelaku TPPO untuk menjerat korbannya.

“Kita mengarahkan keluarga agar anaknya jangan diizinkan untuk dibawa hanya karena dikasih uang dikit. Itu biasanya prakti illegal agar mereka mau dikirim (ke luar negeri) dengan iming-iming gaji besar,” jelas Fitriana.

“Kemudian dijanjikan kerjaan yang enak, tapi ternyata sampai keluar negeri diterlantarkan, visanya nggak ada. Lalu menjadi korban TPPO. Ada banyak laporan ke kita soal TTPO ini,” tandasnya.

Sebelumnya, Ditkrimum Polda Lampung mengamankan pelaku TPPO bersama 24 calon PMI di Rajabasa. Para pelaku diduga melakukan sejumlah trik untuk meloloskan para korban. Salah satunya berpindah beberapa kali ke sejumlah tempat sebelum transit di Lampung.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

TPPO

perdagangan orang

PPPA Lampung

PMI

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya